Popular Posts
- Stuck in the Moment
- The Meaning of A Thousand Splendid Suns
- Ketika Buku Harian Telah Ditutup
- Javanese vs English
- Nasehat dari Film "Harry Potter and the Chamber of Secrets"
- Cita-cita vs Realita
- Acrostic Poem
- Harun Al Rosyid: A Special Acrostic Poem
- They Are Still The Thousand Splendid Suns
- Hari Esok
Showing posts with label Love Story. Show all posts
Showing posts with label Love Story. Show all posts
26.3.13
I wish we had another time... I wish we had another place... Potongan lirik lagu Stuck in The Moment milik Justin Bieber ini masih terngiang-ngiang di telinga saya, membawa ingatan bagaimana lagu ini pernah menemani masa-masa penuh kegalauan saya.
Lagu Stuck in the Moment dan Sad Love Stories
Seorang teman pernah berkata bahwa lagu ini terdengar ceria. Memang, terlepas dari liriknya, lagu ini memiliki musik yang ceria. Namun, sesungguhnya lagu ini menceritakan tentang sad love story si penyanyi, di mana dia tak dapat bersama perempuan yang dia cintai. Selain itu, dalam lagu ini juga disebutkan beberapa nama tokoh yang memiliki kisah cinta yang senada. Berikut adalah tokoh-tokoh yang ada di dalam lagu Stuck in the Moment beserta kisahnya:
1. Romeo & Juliet
1. Romeo & Juliet
Bersetting di Verona, Romeo dan Juliet adalah dua sejoli yang saling jatuh cinta pada pandangan pertama di sebuah pesta dansa yang diadakan oleh keluarga Juliet. Namun, cinta mereka yang menggebu-gebu itu terhalang oleh keluarga mereka yang telah lama saling berseteru.
Bukan itu saja, rintangan semakin besar ketika Romeo harus hidup di pengasingan karena telah membunuh sepupu Juliet. Romeo membunuhnya bukan tanpa alasan, karena Tybalt, sepupu Juliet, adalah yang lebih dulu menyulut pertikaian.
Sementara Romeo diasingkan, Count Paris, saudara pangeran Verona yang telah mengasingkan Romeo, berniat menikahi Juliet.
Tak ingin menyerah pada keadaan, Juliet meminta bantuan Frater Lawrence, di mana Juliet mendapatkan obat tidur yang membuatnya 'tewas' selama 42 jam. Lalu ia menitipkan pesan untuk Romeo tentang rencana kematian palsunya itu dan agar mereka dapat bertemu setelah ia terbangun. Namun naas, karena sang pembawa pesan tak berhasil menemukan Romeo. Sebaliknya, Romeo justru mendapatkan berita dari pelayannya bahwa Juliet telah meninggal.
Sedih dan patah hati, Romeo pun membeli racun dari seorang apoteker. Bersama racun dalam genggamannya, ia datang melayat Juliet. Ia menenggak racun itu sesaat sebelum Juliet terbangun. Ketika Juliet telah terbangun dan melihat Romeo tewas, ia pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan pisau. What a tragedy.
Sementara Romeo diasingkan, Count Paris, saudara pangeran Verona yang telah mengasingkan Romeo, berniat menikahi Juliet.
Tak ingin menyerah pada keadaan, Juliet meminta bantuan Frater Lawrence, di mana Juliet mendapatkan obat tidur yang membuatnya 'tewas' selama 42 jam. Lalu ia menitipkan pesan untuk Romeo tentang rencana kematian palsunya itu dan agar mereka dapat bertemu setelah ia terbangun. Namun naas, karena sang pembawa pesan tak berhasil menemukan Romeo. Sebaliknya, Romeo justru mendapatkan berita dari pelayannya bahwa Juliet telah meninggal.
Sedih dan patah hati, Romeo pun membeli racun dari seorang apoteker. Bersama racun dalam genggamannya, ia datang melayat Juliet. Ia menenggak racun itu sesaat sebelum Juliet terbangun. Ketika Juliet telah terbangun dan melihat Romeo tewas, ia pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan pisau. What a tragedy.
2. Bonnie & Clyde
Bonnie Elizabeth Parker (1910–1934) dan Clyde Chestnut Barrow (1909-1934) adalah sepasang suami istri kriminal dan perampok yang semasa hidupnya selalu bersembunyi dari kejaran polisi. Mereka aktif berkeliling Amerika Serikat selama masa Kesuraman Besar bersama geng mereka.
Mereka sering merampok bank, toko-toko, dan pom bensin yang kala itu masih langka. Selain itu, mereka juga telah membunuh kurang lebih 9 polisi dan beberapa orang. Namun naas menimpa mereka di tahun 1934, ketika mereka dikepung polisi di Lousiana dan terbunuh di sana. Mereka memang dua sejoli yang saling bahu membahu, dan susah senang bersama, namun sayangnya mereka berada di jalan yang salah. Kasihan ya?
Bonnie Elizabeth Parker (1910–1934) dan Clyde Chestnut Barrow (1909-1934) adalah sepasang suami istri kriminal dan perampok yang semasa hidupnya selalu bersembunyi dari kejaran polisi. Mereka aktif berkeliling Amerika Serikat selama masa Kesuraman Besar bersama geng mereka.
Mereka sering merampok bank, toko-toko, dan pom bensin yang kala itu masih langka. Selain itu, mereka juga telah membunuh kurang lebih 9 polisi dan beberapa orang. Namun naas menimpa mereka di tahun 1934, ketika mereka dikepung polisi di Lousiana dan terbunuh di sana. Mereka memang dua sejoli yang saling bahu membahu, dan susah senang bersama, namun sayangnya mereka berada di jalan yang salah. Kasihan ya?
Labels:
Curhat,
Justin Bieber,
Lagu,
Love Story
|
1 comments
Saya baru nonton film Jepang berjudul "Closed Note" (クローズド・ノート). Film yg sangat mengharukan (atau mungkin malah sejenis menyedihkan)..... T.T
Film yang disutradarai oleh Isao Yukisada tersebut mengisahkan dua hati yang saling mencintai, Takashi (Yusuke Iseya), seorang ilustrator, dan Ibuki (Yuko Takeuchi), seorang guru SD yang baru memulai karirnya di sebuah sekolah, namun keduanya tak memiliki keberanian untuk saling mengungkapkan cinta masing-masing. Hanya diam dan menikmati persahabatan yang telah lama mereka jalin.
Hingga akhirnya Ibuki meninggal dalam sebuah kecelakaan. Jadilah cinta itu tak tersampaikan dan menjadi rahasia abadi Ibuki hingga ajal menjemputnya. Karena film ini memiliki alur maju-mundur, jadi ada satu tokoh penting yang menjadi kunci utama terungkapnya rahasia cinta Ibuki yang telah terkubur di masa lalu, yaitu Kae Horii.
| Kae |
Kae adalah seorang mahasiswa yang juga ingin menjadi Guru SD, dengan sangat kebetulan dia adalah penghuni baru apartemen yang dulu ditinggali Ibuki, dan begitulah cerita ini dimulai: Kae menemukan buku harian Ibuki (dan dengan otomatis dia penasaran lalu membacanya).
Seorang laki-laki tiba-tiba muncul di toko pena tempat Kae bekerja part time, yaitu Ishitobu Ryu, yang mencari sebuah pena yang licin ketika dipegang (aneh-aneh sekali permintaannya). Begitulah perkenalan itu dimulai dan Kae pun akhirnya jatuh hati pada Ishitobu.
Ketika akhirnya Kae akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan perasaanya pada Ishitobu, Kae harus menerima kekecewaan karena Ishitobu menolaknya. Ishitobu mengatakan bahwa dia telah memiliki seseorang di hatinya, dan dia tak mampu menggantikannya dengan siapapun. Kae patah hati.
Di akhir cerita, Kae akhirnya mengetahui bahwa Ishitobu Ryu sebenarnya hanyalah sebuah nama pena. Ishitobu adalah orang yang selama ini dia kenal lewat tulisan Ibuki di buku hariannya sebagai Takashi. Kebenaran yang amat mengejutkan untuk Kae.
| buku harian Ibuki |
Di hari pembukaan pameran seni Takashi, Kae datang dan membacakan halaman terakhir buku harian Ibuki di depan semua orang yang hadir, termasuk Takashi sendiri. "Kebahagiaan terbesarku adalah jika aku bisa tinggal di sisimu dan diam-diam melindungimu" adalah kalimat terakhir yang ditulis Ibuki dalam buku hariannya sebelum dia mengalami kecalakaan maut itu.
Takashi menangis sejadi-jadinya ketika akhirnya dia mengetahui perasaan Ibuki yang sebenarnya, namun semuanya telah terlambat. Ibuki selamanya tak akan kembali untuk mendengarkan Takashi mengungkapkan perasaannya.
Film itu mengajarkan bahwa mencintai seseorang memang kadang tak harus memiliki, meskipun sesungguhnya sangat ingin memiliki. Tetapi, yang lebih penting adalah, kita harus memberi tahu orang yang kita cintai tentang perasaan kita, karena kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok.
Labels:
Curhat,
Drama,
Film,
Love Story
|
0
comments
Subscribe to:
Posts (Atom)